Sosok Pemuda
Ku tak tahu, apa yang harus dilakukan
Di tengah kegundahan dan masalah pribadi
Di sisi lain, pemuda seusiaku penuh dengan hura-hura dan kesenangan
Sedang di bagian bumi sana ada yang sedang terluka..
Aku tak tahu.. aku takut.. dan ingin menangis..
Betapa banyak aku mengeluh
Sakit sedikit saja sangat ingin diperhatikan
Lalu, bagaimana dengan mereka?
Yang kesakitan, yang harus meregang nyawa
Yang harus merelakan keluarga hilang satu-per satu..
Aceh, Suriah, Allepo, Rohingya
Juga bumi Palestina
Tak kuasa aku membayangkannya
Tak bisa ku fikirkan jika umurku saat ini dipertanyakan kelak..
“Di mana kau saat saudara-saudaramu terluka?
Apa yang telah kau lakukan untuk membantu mereka?”
Aku semakin terjatuh, tertunduk
“Kau gunakan untuk apa masa mudamu?
Harta orang tuamu da hartamu… untuk apa dan siapakah?”
Allah, memang, tanggung jawab jauh lebih banyak daripada waktuku…
Lalu, tanggungjawab yang manakah yang harus aku utamakan?
Allah, di usia mudaku ini..
Apa yang dapat aku hasilkan,
Karya pa yang bisa aku banggakan..
Sejauh mana aku jihad dalam dakwah ini..
Ku tak dapat berpikir lagi.. sudah cukup..
Aku masih terlalu naif, untuk menyombongkan diri..
Aku yang mudah terpengaruh ini,
Yang sangat labil dalam memillih..
Bantu aku ya Allah, untuk menggerakkan tubuh ini..
mengoptimalkan anugerah yang kau berikan..
dalam jihad, dan dakwah
dalam membela agama-MU
ditulis pada Senin, 19 Desember 2016
Komentar
Posting Komentar